Riant Setiawan

Riant Setiawan
pemilik blogger

Senin, 07 Maret 2011

harga hardisk

A-Data CH-94 250Gb 403.000,-
A-Data CH-94 320Gb 445.000,-
A-Data CH-94 500Gb 561.000,-
A-Data CH91 Classic 250Gb 474.000,-
A-Data CH91 Classic 320Gb 523.000,-
A-Data CH91 Classic 500Gb 701.000,-
A-Data NH-92 250Gb Tipis 449.000,-
A-Data NH92 320Gb Tipis 494.000,-
A-Data NH92 500Gb Tipis 596.000,-
A-Data Nobility NH01 320Gb USB 3.0 Black 581.000,-
A-Data Nobility NH01 500Gb USB 3.0 Black 721.000,-
A-Data Nobility NH01 640Gb USB 3.0 Black 810.000,-
A-Data SH-93 320Gb (Shockproof/Waterproof) 483.000,-
A-Data SH-93 500Gb (Shockproof/Waterproof) 590.000,-
A-Data SH-93 640Gb (Shockproof/Waterproof) 694.000,-
A-Data SH-93 750Gb 890.000,-
A-Data SH02 320Gb 418.000,-
A-Data SH02 500Gb 516.000,-
Astone 160Gb GEAR 288 436.000,-
Astone 320Gb GEAR 288 543.000,-
Astone 500Gb GEAR 288 748.000,-
Astone AS-2SOT-160Gb Gear290 458.000,-
Astone AS-2SOT-250Gb Gear290 481.000,-
Astone AS-2SOT-320Gb Gear290 570.000,-
Astone AS-2SOT-500Gb Gear290 770.000,-
Axioo 320Gb 454.000,-
Axioo 500Gb 610.000,-
Buffalo PE Series 500Gb HD-PE500U2/BK/WH/RD/PK 681.000,-
Buffalo PV Series 250Gb HD-PV250U2/BK 385.000,-
Buffalo PV Series 320Gb HD-PV320U2/BK 463.000,-
Buffalo PV Series 500Gb HD-PV500U2/BK 534.000,-
Buffalo PV Series 640Gb 632.000,-
Buffalo PX Series 320Gb HD-PX320U2/BK/WH/RD 676.000,-
Buffalo PX Series 500Gb HD-PX500U2/BK/WH/RD 774.000,-
Bufflalo PE Series 320Gb HD-PE320U2/BK/WH/RD/PK 596.000,-
Deam 250Gb 445.000,-
Deam 320Gb 454.000,-
Deam 500Gb 543.000,-
Hitachi 500Gb (Basic) 525.000,-
Hitachi 500Gb (Simple Touch) 694.000,-

Cara Mempercepat koneksi internet denga modem CDMA dan GSM

Cara Mempercepat koneksi internet denga modem CDMA dan GSM - Bagi anda seorang blogger, koneksi intenet pastinya merupakan nyawa dari kegitan kita dan biasanya jika kita melkaukan kegiatan blogger di rumah kita biasa menggunakan modem internet baik gsm maupun cdma, akan tetapi kadang kala koneksi yang kita dapatkan lambat dan bisa menghambat kerja kita, berikut ini saya berikan tips cara Cara Mempercepat koneksi internet denga modem CDMA dan GSM yang bisa kita lakukan pada settingan computer atau laptop kita,

Semoga dengan sedikit tips mempercepat koneksi intenet dengan modem GSM maupun cdma ini bisa anda manfaatkan untuk mengakali kinerja inetenet anda, akan tetapi hal ini tidak mutlak lagsung bisa mempercepat koneksi anda 100% karena ada factor lain selain menlakukan Akan tetapi dengan Tips dan perubahan setting computer anda sekalian.

trik untuk mempercepat koneksi internet bagi yang menggunakan modem cdma dan gsm. Ini bisa memberikan sedikit perubahan yang anda ingin kan, Adapun cara untuk mempercepat koneksi internet :


1. Klik Start->Run->ketik ”gpedit.msc” (tanpa tanda petik“) Ini akan memunculkan tampilan “Windows Policy”.

2. Kemudian masuk ke : Local Computer Policy–>Computer Configuration–>Administrative
Templates–>Network–>QOS Packet Schedule.

3.Kemudian di tampilan kanan pilih “Limit Reservable Bandwidth”, disitu tertulis “Not Configured” -> doubel klik (ada tampilan baru, “Limit reservable bandwidth Properties”).
Jika ingin tahu keterangannya buka di bagian “Explain”. Di situ tertulis keterangan windows secara default menggunakan 20% bandwidth
anda.

4. Kembali ke “Setting” dan pilih “Enabled” lalu ganti 20 % menjadi 0%. Klik Ok.

5. Kemudian Install Mozilla Firefox di laptop atau pc komputer anda,.

6. Kemudian install add-ons faster fox
di browser mozilla,.

7.Setelah itu silahkan ada download
software cFosSpeed dan install.
Setelah itu restart pc dan laptop anda dan rasakan peningkatan performa kecepatan koneksi internet anda. Selamat mencoba, dan semoga degan sedikit tips ini anda bisa melakukan download Film gratis atau download video youtube dengan cepat

Perbedaan Windows XP, Vista, Dengan 7

Perbedaan Windows XP, Vista, Dengan 7

Banyak teman - teman yang bilang kalau Windows 7 itu berat dan lambat. Ada juga yang bilang Windows 7 itu mirip dengan Vista cuma tampilan yang beda doang. Apakah itu benar? Saya tidak menyalahkan kalau ada yang berkomentar seperti itu, kan setiap orang berbeda pendapat tergantung dia yang pernah mengalaminya. Nah, kali ini saya akan mengulas perbedaan dari Windows 7 dengan Vista dan XP.
Pertama- tama kita akan bandingkan Windows 7 dengan XP:
Windows 7 memiliki Windows Aero yang sangat cantik dan sangat berguna. Sedangkan XP tidak memiliki itu.
Fitur sleep, hibernate, dan resume jauh lebih cepat dengan menggunakan WIndows 7. Bisa dihitung, sleep hanya 2 detik dan hibernate maksimal 5 detik dan resume maksimal 7 detik. Kalau XP akan lebih lama lagi.
Windows 7 dapat digunakan dengan mudah karena Start menu sudah didesain ulang agar terlihat lebih cantik namun lebiih powerful. Sekarang kita tidak perlu membuka windows explorer untuk mencari, cukup dengan buka Start menu pada windows 7 dan mulai mencari. Dan ada juga fitur Jump List pada taskbar, agar mengakses program yang penting dapat digunakan dengan mudah
Windows 7 pun memiliki Windows Virtual PC yang memungkinkan anda untuk menjalankan OS lain bersamaan dengan Windows 7, jadi anda tidak perlu merestart komputer untuk mengaksesnya.
Masalah keamanan, Windows 7 lebih unggul. Karena ada Windows Firewall yang sudah di tingkatkan level keamanannya. Dan juga Windows Defender yang siap memproteksi anda kapan saja. Semua file Windows 7 akan lebih aman dari Windows XP
Sistem UAC (User Account Control) akan memeringatkan anda jika sebuah program akan dijalankan. Fitur ini dapat anda atur di Control Panel sesuai keinginan. Jadi, jika ada virus yang masuk ke Windows 7 dan virus tersebut menjalankan sebuah program, maka secara otomatis UAC akan muncul dan memblokir program dan virus tersebut karena dijalankan tanpa seijin pengguna komputer.
Naah, ini yang kusuka. Personalisasi desktop sekarang lebih mudah. Hanya klik kanan terus personalize deh. Anda dapat memilih wallpaper dan tema dengan mudahnya
Dan masih banyak yang lainnya
Memang, cap "Windows XP sebagai OS terbaik sepanjang masa" emang betul. Karena, Windows XP merupakan OS paling stabil. Microsoft pun menyadari hal itu dan akan terus mendukung Windows XP sampai tahun 2014 nanti, wow hebat. He he, saya aja masih pake Windows XP nih dirumah bersanding dengan Windows 7. Dan sekarang kita akan melihat ulasan perbedaan Windows 7 dengan Vista:
Dari tampilan, memang sama - sama menggunakan Windows Aero, tetapi di Windows 7 lebih disempurnakan lagi. Taskbar sekarang sudah di transparan dan ada fitur baru di Windows 7 yaitu, Aero Flip 3D dan Aero shake
Sistem UAC (User Account Control) pada Windows Vista tidak bisa dimatikan dan terus berjalan. Ini sangat mengganggu, karena setiap menjalankan program, anda harus klik OK pada setiap peringatan. Tidak dengan Windows 7, anda bisa mengaturnya agar UAC dimatikan saja, atau dihidupkan sesuai dengan level keamanan. Mau pilih aman, atau pilih sangat aman, atau pilih sangat 100x aman bisa anda atur sendiri.
Windows Search di Windows 7 lebih cepat dan relevan. Dibandingkan search di Windows Vista
Windows Vista gak bisa menggukan layar sentuh. Beda dengan Windows 7 yang 100% mendukung
Soal kenyamanan dalam penggunaannya. Windows 7 lebih unggul dengan fitur Jump List dan search yang mudah
Windows 7 lebih cepat dibandingkan Windows Vista
Dan masih banyak yang lainnya
Banyak orang bilang bahwa Windows Vista "Produk Gagal". Kalau menurut saya, itu tidak benar karena di setiap OS pasti ada kelebihan dan kekurangan. Jadi, tidak boleh mengecap produk seperti itu. Windows 7 pun tidak lepas dari kekurangan. Sekian dari artikel ini, semoga dapat dijadikan referensi bagi semua . . .

Troubleshooting Motherboard

Troubleshooting Motherboard
a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1) Peserta diklat mampu menentukan jenis kerusakan komponen PC yang rusak pada motherboard berdasarkan hasil diagnosa yang dilakukan.
2) Peserta diklat mampu memperbaiki kerusakan motherboard. 3) Peserta diklat mampu menyeting/mengkonfigurasi ulang
motherboard pada PC sesuai dengan kondisi hardware yang terpasang.
b. Uraian Materi 2
Untuk mencari atau menentukan jenis kerusakan yang ada pada PC diperlukan pemeriksaan terhadap kondisi hardware pada komputer. Pemeriksaan ini meliputi : POST (Power-On Self-Test), diagnosa umum (routine), dan diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan. Dari hasil pemeriksaan ini maka akan diketahui lokasi kerusakan dan jenis komponen yang rusak untuk kemudian dilakukan perbaikan terhadap bagian yang mengalamai kerusakan tersebut.
Troubleshooting Motherboard
a) Permasalahan yang mungkin terjadi
Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadang-kadang mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah.
‹ Cek sambungan kabel power supply utama dan kabel tegangan DC.
‹ Cek sambungan kabel keyboard. ‹ Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya monitor. ‹ Cek konfigurasi setting CMOS ‹ Cek sambungan kabel power dan kabel data drive. ‹ Cek semua daughter board atau card yang terpasang pada slot
I/O ‹ Cek sambungan saklar reset ‹ Cek posisi kunci keyboard ‹ Cek semua IC yang terpasang ‹ Cek disket boot di drive A ‹ Cek sambungan speaker
Setelah semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST. Dari pesan POST permasalahan dapat dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian didalamnya. Dengan mengecek signal pada slot I/O masalah kerusakan pada motherboard dapat diidentifikasi sebab semua signal CPU terhubung ke slot I/O.
b) Procedure Diagnosa dan Troubleshooting
(1) Cek 1. Power Supply Cek level tegangan power supply pada slot I/O
Diagnosa
‹ Apakah card utama tersambung dengan baik ? ‹ Apakah kipas power supply berputar ? ‹ Apakah sambungan P8 dan P9 tersambung dengan baik ?
Jika level tegangan tidak ada pada pin sambungan P8 dan P9 power supply, maka permasalahan ada pada rangkaian power supply. Perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru.
(2) Cek 2. Signal clock
Ukur signal CLK, OSC, PCLK, RESET DRV, I/O CH RDY, I/O CH CHK pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa
‹ Jika tidak ada signal CLK, OSC, PCLK, cek kristal dan rangkaian pembangkit clock.
‹ Jika RESET DRV selalu tinggi, periksa signal power good, rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual.
‹ Jika tidak ada signal I/O CH RDY dan I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah, permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
(3) Cek 3. CPU dan DMA
Cek signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW, AEN dengan memakai logic probe atau osiloskope.
Diagnosa
‹ Apabila signal ALE, MEMR, MEMW, IOR, IOW bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU
‹ Apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA.
Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
(4) Cek 4. Cek Keyboard
‹ Cek signal KBCLK, KBDATA pada keyboard ‹ Reset sistem dan tekan kunci pada keyboard cek signal pada
jalur data keyboard
Diagnosa
Jika KBCLK dan KBDATA ada dari keyboard kerusakan ada pada jalur motherboard. Cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru. Jika KBCLK dan KBDATA tidak ada dari keyboard kerusakan ada pada keyboard.

sejarah tombol itu qwerty

Mungkinkah anda bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga keyoard virtual susunannya berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari anda sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau anda belum tahu, Silakan anda baca dibawah.

Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.

Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris—-bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar—-kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.